Click here for Myspace Layouts
Orange Snowflake

Minggu, 03 April 2011

SAJAK DALAM TIGA BAGIAN

/i/

dingin malamkah ini
yang kukembalikan padamu
sepenuhnya? Warna-warni mendadak gaib
dalam putih. Tinggal sengal


/ii/

di balik rumpun bambu itu aku tersayat menunggu,
begitu katamu; ah, kau telah menggodaku untuk bunuh diri
kalau kali ini pun palsu


/iii/

bintang-bintang yang dingin itu telah membuatku mabuk,
menyebut-nyebut namamu
angin yang tajam itu telah membuatku mabuk, menyebut-
nyebut namamu
bunga rumput liar itu telah membuatku mabuk, menyebut-
nyebut namamu
ternyata sudah lama aku berniat membunuhmu, kekal padamu

Sumber : Ayat-Ayat Api (Sapardi Djoko Damono)
Read More..

AKU TENGAH MENANTIMU

aku tengah menantimu, mengejang bunga randu alas
di pucuk kemarau yang mulai gundul itu
berapa juni saja menguncup dalam diriku dan kemudian layu
yang telah hati-hati kucatat, tapi diam-diam terlepas

awan-awan kecil melintas di atas jembatan itu, aku menantimu
musim telah mengembun di antara bulu-bulu mataku
kudengar berulang suara gelombang udara memecah
nafsu dan gairah telanjang di sini, bintang-bintang gelisah

telah rontok kemarau-kemarau yang tipis; ada yang mendadak sepi
di tengah riuh bunga randu alas dan kembang turi aku pun menanti
barangkali semakin jarang awan-awan melintas di sana
dan tak ada, kau pun, yang merasa ditunggu begitu lama

Sumber : Ayat-Ayat Api (Sapardi Djoko Damono)
Read More..